DAMPAK STRUKTUR MODAL, KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, RISIKO BISNIS, DAN NILAI PASAR TERHADAP KESTABILAN KEUANGAN PERUSAHAAN

Authors

  • Wahyuningsih Universitas Muhammadiyah Manado
  • Henky Hendrawan STIE GICI
  • Mutia Wahyuningsih Universitas Mercu Buana
  • Nurnaningsih Utiarahman Universitas Gorontalo
  • Jenni Veronika Br Ginting Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55122/jabisi.v7i2.2422

Keywords:

Stabilitas Keuangan, Struktur Modal, Kebijakan Dividen, Profitabilitas, Risiko Bisnis, Nilai Pasar

Abstract

Stabilitas keuangan merupakan landasan utama bagi keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang suatu perusahaan, terutama di tengah dinamika perekonomian pascapandemi yang penuh gejolak, tekanan inflasi, ketidakpastian suku bunga, serta persaingan pasar yang semakin ketat. Kemampuan perusahaan dalam mempertahankan stabilitas keuangan tidak hanya menentukan keberlangsungan kegiatan operasionalnya, tetapi juga memberikan dampak yang luas terhadap perekonomian secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh struktur modal, kebijakan dividen, profitabilitas, risiko bisnis, dan nilai pasar terhadap stabilitas keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan jumlah sampel akhir sebanyak 200 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data dan konsistensi pelaporan keuangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS Versi 26, yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis faktor, uji korelasi, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dan risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan. Sebaliknya, kebijakan dividen, profitabilitas, dan nilai pasar terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan.

References

Altman, E. I. (2023). Financial distress prediction: Recent evidence and future directions. Journal of Corporate Finance, 78, 102345. https://doi.org/10.1016/j.jcorpfin.2022.102345

Chen, L., et al. (2023). Profitability, earnings management, and financial stability in emerging markets. Emerging Markets Review, 54, 100967. https://doi.org/10.1016/j.ememar.2022.100967

Hair, J. F., et al. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage.

Hasan, M., et al. (2022). Capital structure and financial stability: Evidence from Indonesian listed firms. Indonesian Journal of Management and Business, 11(2), 89–105. https://doi.org/10.24198/ijmb.v11i2.38745

Lubis, A. (2024). Trade-off theory and capital structure dynamics in Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 21(1), 45–62. https://doi.org/10.21002/jaki.2024.03

Myers, S. C. (1984). The capital structure puzzle. Journal of Finance, 39(3), 575–592. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1984.tb03646.x

Myers, S. C., & Majluf, N. S. (1984). Corporate financing and investment decisions when firms have information that investors do not have. Journal of Financial Economics, 13(2), 187–221. https://doi.org/10.1016/0304-405X(84)90023-0

Nguyen, T. T., et al. (2023). Dividend policy and firm value in Southeast Asia. Journal of Asian Economics, 85, 101586. https://doi.org/10.1016/j.asieco.2023.101586

Pratama, B., et al. (2022). Corporate financial distress in post-pandemic Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(3), 212–224. https://doi.org/10.9744/jmk.2022.24.3.212

Putri, D., & Suwandi, J. (2024). Dividend policy, signaling, and financial stability. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 28(1), 34–47. https://doi.org/10.26905/jkdp.v28i1.6782

Ross, S. A. (1977). The economic theory of agency: The principal's problem. American Economic Review, 67(2), 134–139.

Sari, L., & Wijaya, R. (2023). Determinants of financial stability: Evidence from Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 26(2), 112–128. https://doi.org/10.24314/jeb.v26i2.452

Sembiring, M. (2024). Market value, capital structure, and financial stability. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 25(1), 56–71. https://doi.org/10.24912/jba.v25i1.987

Sitorus, T. (2023). Capital structure and financial stability in Indonesian banking. Jurnal Perbankan Indonesia, 19(2), 89–104. https://doi.org/10.52502/jpi.v19i2.543

Susanto, Y. (2023). Business risk, profitability, and going concern. Jurnal Akuntansi Indonesia, 22(1), 45–61. https://doi.org/10.30656/jai.v22i1.1256

Van den Heuvel, S. J. (2009). The bank capital channel of monetary policy. Journal of Monetary Economics, 56(6), 821–836. https://doi.org/10.1016/j.jmoneco.2009.07.001

Widodo, S., et al. (2022). Profitability and financial resilience: Evidence from emerging markets. International Journal of Finance & Economics, 28(4), 3421–3438. https://doi.org/10.1002/ijfe.2542

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Wahyuningsih, Hendrawan, H., Wahyuningsih, M., Utiarahman, N., & Jenni Veronika Br Ginting. (2026). DAMPAK STRUKTUR MODAL, KEBIJAKAN DIVIDEN, PROFITABILITAS, RISIKO BISNIS, DAN NILAI PASAR TERHADAP KESTABILAN KEUANGAN PERUSAHAAN. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI), 7(2), 315–324. https://doi.org/10.55122/jabisi.v7i2.2422