MUSIK HIP-DUT SEBAGAI BUDAYA POPULER: AKULTURASI HIP HOP DAN DANGDUT GENERASI Z MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK

Authors

  • Defiana Hayu Kinanti Universitas Amikom Yogyakarta
  • Bela Fataya Azmi Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55122/kom57.v7i1.2038

Keywords:

Akulturasi Budaya, Budaya Populer, Hip-Dut, Generasi Z, TikTok

Abstract

Musik hip-dut merupakan hasil perpaduan antara musik dangdut sebagai budaya lokal Indonesia dan musik hip-hop sebagai budaya global. Perpaduan ini menunjukkan adanya proses akulturasi budaya yang berkembang di kalangan Generasi Z melalui media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi musik hip-dut sebagai budaya populer pada Generasi Z melalui TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, wawancara mendalam terhadap lima informan Generasi Z, serta dokumentasi pendukung. Dasar teori penelitian ini menggunakan teori akulturasi budaya Koentjaraningrat yang menyatakan bahwa akulturasi sebagai proses sosial bercampurnya dua kebudayaan yang berbeda secara bertahap, serta teori budaya populer John Storey untuk menjelaskan hasil akulturasi menjadi sebuah budaya yang dikonsumsi oleh banyak orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi musik hip-dut berlangsung melalui proses pengenalan, penerimaan, konsumsi penggunaan, dan penyebaran. Generasi Z mengenal hip-dut melalui paparan konten di TikTok, kemudian menerima perpaduan unsur hip-hop dan dangdut secara selektif tanpa menghilangkan identitas budaya lokal. Proses ini berlanjut pada tahap penggunaan dan penyebaran musik hip-dut melalui berbagai konten di TikTok sehingga berkembang sebagai budaya populer di kalangan Generasi Z.

References

Abidin, R. M. A. D., Nugroho, D. R., Ulya, E. D., & M. (2025). Hubungan konsumsi konten TikTok akun @tenxitenxi terhadap minat musik hipdut pada Generasi Z. Retorika. Jurnal Komunikasi, Sosial, Dan Ilmu Politik, 2(3), 57–67.

Almasykur, M. Z. (2025). Poetry Battle Jogja Hip-Hop Foundation. KARMAWIBANGGA Historical Studies Journal, 7(1), 31–39. https://doi.org/10.31316/karmawibhangga.v7i01.7321

Fairuz, F. D. (2025). MAKNA SIMBOLIK LAMBANG ONE PIECE PADA MOMENT HARI KEMERDEKAAN RI KE-80 TAHUN : ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. KOMUNIKATA57, 6(2), 190–199. https://doi.org/https://doi.org/10.55122/kom57.v6i2.1808

Farihah, A. (2025). Peran Media Sosial dalam Pembentukan Identitas Budaya Generasi Muda. UIN JKT. https://fah.uinjkt.ac.id/id/peran-media-sosial-dalam-pembentukan-identitas-budaya-generasi-muda

Fatonah, A. R., Ardiantika, F. N., Safitri, K., & Santoso, F. Z. (2025). NDX AKA SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA POP PINGGIRAN : KAJIAN EKSISTENSI DALAM LANSKAP DIGITAL. Seminar Nasional Teknologi Cetak Dan Media Kreatif, 4, 140–146.

Gabriela, M., & Yuliastuti, D. (2024). Koentjaraningrat: Bapak Antropologi Lintas Zaman Asal Indonesia. Tempo.Co. https://www.tempo.co/politik/koentjaraningrat-bapak-antropologi-lintas-zaman-asal-indonesia-97415

Ginting, T. L. (2025). Genre Musik “Hipdut” Jadi Peluang Indonesia Bawa Musik Lokal Bersaing di Ranah Dunia. CXOMEDIA.ID. https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20251105165832-24-181748/genre-musik-hipdut-jadi-peluang-indonesia-bawa-musik-lokal-bersaing-di-ranah-dunia

Hidayat, R., Mulya, A., Ikram, D., & Pratama, D. (2025). Strategi Komunikasi Content Creator Di Tiktok Dalam Membangun Interaksi Dengan Audiens Gen Z Penulis 1). Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 208–215. https://doi.org/https://doi.org/10.55122/kom57.v6i2.1827

Indra Nugroho, A. G., Ono, D. K., & Nugroho, D. R. (2025). Pengaruh Terpaan Film Ngeri-Ngeri Sedap Terhadap Sikap Keterbukaan Generasi Z Dengan Orang Tua Di Kabupaten Bogor. Komunikata57, 6(1), 31–41. https://doi.org/10.55122/kom57.v6i1.1540

Jayadi, S. (2022). Konsep Dasar Sosiologi Budaya: Definisi dan Teori. Pustaka Egaliter.

Kamil, R., & Laksmi. (2023). Generasi Z, Pustakawan, dan Vita Activa Kepustakawanan. BACA: Jurnal Dokumentasi Dan Informasi, 25–34. https://doi.org/10.55981/baca.2023.1119

Koenjaraningrat. (2005). Pengantar Antropologi 1. PT. Rineka Cipta.

Kriyantono, R. (2020). Teknik Riset Komunikasi Kuantitatif dan Kualitatif. Prenamedia group.

Maharani, A. P., Widiyanarti, T., Meilina, A., Lestari, D. A., & Aidilia, Z. (2024). Kebudayaan Gen Z: Kekuatan Kreativitas di Era Digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(1), 10. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i1.120

Mardhatillah, D. (2025). Pengaruh Fomo Dan Sosial Media Terhadap Financial Behavior Nctzen Melalui F anaticism Dalam Pembelian Album Dan Merchandise. Jurnal Ekonomi Akuntansi Dan Organisasi, 03(02), 130–144. https://doi.org/https://doi.org/10.32528/ektasi.v3i2.3949

Masruroh, B., Deffinika, I., Ningrum, V. S., Anugrah, P., & Maysa, F. (2023). Analisis Google Trends: Akulturasi budaya melalui musik Kpop di Indonesia. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 3(7), 711–716. https://doi.org/10.17977/um063v3i7p711-716

Mofun, C. P. Y. (2024). Menemukan Konsep Basilea dalam Lagu Tupac Shakur Ghetto Gospel. Theologia in Loco, 6(1), 21–44. https://doi.org/10.55935/thilo.v6i1.279

MPR, R. (2025). Ketua MPR Dukung Dangdut Jadi Warisan Tak Benda Asli Indonesia oleh UNESCO. https://mpr.go.id/berita/Ketua-MPR-Dukung-Dangdut-Jadi-Warisan-Tak-Benda-Asli-Indonesia-oleh-UNESCO#:~:text=Dangdut telah menjadi bagian dalam,oleh UNESCO%2C%22 tutup Muzani.

Nugraha, A. V. (2025). Hipdut, Genre Baru yang Bikin Gen Z Ketagihan Dangdut. Yoursay Suara.Com. https://yoursay.suara.com/kolom/2025/09/10/161444/hipdut-genre-baru-yang-bikin-gen-z-ketagihan-dangdut

Nurrohman, Nasruddin Suyuti, & Paramitha Purwitasari. (2024). Proses Akulturasi Dalam Komunikasi Antarbudaya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 2(2)(2), 205. https://jurnal.unusultra.ac.id/index.php/jisdik/article/view/190

Pangeran, N., Putri, D., Pramudika, S. S., & Lumbanraja, V. I. (2025). Unsur Musik Lagu Garam dan Madu sebagai Evolusi Musik Dangdut. Jurnal Kultur, 4(2), 432–442. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/kultur

Prastacka, A. P. (2024). Media Sosial: Musuh Terbesar Budaya Lokal? Kumparan.Com. https://kumparan.com/floshq/media-sosial-musuh-terbesar-budaya-lokal-23Rf0A6urDE

Putra, Y. D., & Junita, D. (2024). Realitas Keterlibatan Gen Z dalam Media Sosial Tiktok Perspektif Sosiokultural. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 33–55. https://www.journal.uml.ac.id/index.php/IRE/article/view/2746

Putri, V. K. (2022). 7 Definisi Akulturasi Menurut Para Ahli. Kompas.Com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/12/19/090000669/7-definisi-akulturasi-menurut-para-ahli

Qaniah, A. P. (2025). Mengenal Hipdut, Genre Musik Hits ala Indonesia 2025. RRI.Co.Id. https://rri.co.id/lhokseumawe/hiburan/1855979/mengenal-hipdut-genre-musik-hits-ala-indonesia-2025#google_vignette

Rahim, A. W. A. (2024). Dominasi Budaya Populer: Penguatan Nilai-Nilai Budaya Melalui Pemanfaatan Media Sosial. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(4), 2364. https://doi.org/10.35931/aq.v18i4.3530

Ramadhan, B. G., & Wulandari, S. (2023). Hibriditas Bentuk penyajian Musik Dangdut Sagita Di Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk (Kajian Estetika Musik). Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 6(1), 36–42. https://doi.org/10.30998/vh.v6i1.8900

Regita, A. Z. (2025). Analisis Perilaku Generasi X. IKRAITH-HUMANIORA, 9(1), 393–402. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora

Ridwan, A. (2025). 7 Genre Musik Paling Populer Bagi Anak Muda Indonesia pada 2025. Katadata.Co.Id. https://databoks.katadata.co.id/media/statistik/68d0aec932d98/7-genre-musik-paling-populer-bagi-anak-muda-indonesia-pada-2025

Sajidah, D., & Sari, R. P. (2025). Analisis Persepsi Penggemar K-Pop terhadap Hibriditas Musik Dangdut dan K-Pop pada Acara “Dangdut K-Pop 29THER.” Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 5(1). https://doi.org/10.20885/cantrik.vol5.iss1.art5

Sari, N. M. (2024). Fungsi Musik dalam Kehidupan: Mengungkap Peran Penting Seni Suara. Liputan6. https://www.liputan6.com/feeds/read/5827814/fungsi-musik-dalam-kehidupan-mengungkap-peran-penting-seni-suara?

Solihannoer, A. (2025). Hip-dut Meroket, Musik Baru Gen Z. Ecoin.Co. https://www.ekoin.co/2025/09/24/55498/hiburan/hip-dut-meroket-musik-baru-gen-z

Sugiono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yessica, Y., & Utami, L. S. S. (2025). Peran Komunikasi Artifaktual dalam Membangun Identitas Visual dan Budaya Mahasiswa Fashion di Burgo Indonesia. Kiwari, 4(2), 328–335. https://doi.org/10.24912/ki.v4i2.34990

Downloads

Published

03-07-2026

How to Cite

Defiana Hayu Kinanti, & Bela Fataya Azmi. (2026). MUSIK HIP-DUT SEBAGAI BUDAYA POPULER: AKULTURASI HIP HOP DAN DANGDUT GENERASI Z MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK. KOMUNIKATA57, 7(1), 12–22. https://doi.org/10.55122/kom57.v7i1.2038