ECO ENZYME SEBAGAI PELUANG BISNIS BERKELANJUTAN DI DESA LEBENG KECAMATAN SUMPIUH KABUPATEN BANYUMAS

Authors

  • Herni Pujiati Universigtas Dirgantgara Marsekal Suryadarma, Jakarta
  • Yohanes Ferry Cahaya Universigtas Dirgantgara Marsekal Suryadarma, Jakarta
  • I Dewa Ketut Kertawidana Universigtas Dirgantgara Marsekal Suryadarma, Jakarta
  • Syamsunasir Universigtas Dirgantgara Marsekal Suryadarma, Jakarta
  • Theresia Oktavia Sadpung Universigtas Dirgantgara Marsekal Suryadarma, Jakarta
  • Noerlina Anggraeni Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

DOI:

https://doi.org/10.55122/teratai.v7i1.2093

Keywords:

Eco Enzim, Bisnis Berkelanjutananjutan

Abstract

Eco enzyme adalah produk pemanfaatan limbah organika (buah/sayur) yang difermentasikan dengan gula dalam suatu wadah dan didiamkan selama 3 bulan hingga menjadi larutan aktif. Penggunaan eco enzyme sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan karena mengolah limbah sampah organic skala rumah tangga. Tujuan dari PKM ini adalah untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Desa Lebeng Sumpiuh Banyumas dengan masyarakat peduli lingkungannya yang telah terbentukEco enzyme adalah cairan multifungsi hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sayur), molase/gula, dan air. Cairan ini menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengatasi sampah rumah tangga, mengurangi polusi air/udara, serta sebagai pupuk organik atau disinfektan alami. Prosesnya sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan. Eco enzyme bisa digunakan untuk membersihkan seluruh area rumah, baju, sayur, dan buah-buahan, untuk menyuburkan tanaman, menghilangkan hama, serta meningkatkan kualitas pada tanaman dan eco enzyme juga sangat efektif untuk mengusir hama tanaman. Eco Enzyme juga dapat digunakan untuk merangsang hormon tanaman untuk meningkatkan kualitas buah dan sayuran dan untuk meningkatkan hasil panen.Diharafkan bahwa program ini dapat membantu mengurangi limbah sisa buah buahan, dan dapat mendapatkan pemasukan serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

References

Axmalia, A., & Mulasari, S. A. (2020). Dampak Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terhadap Gangguan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 171-176.

Al-haq, F. A. S., Yuliawati, K. M., & Lukmayani, Y. (2022). Penelusuran Pustaka Ekstrak Bonggol dan Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L. Merr.) sebagai Antibakteri. Bandung Conference Series: Pharmacy. 2(2), 145 –153

Ridwan, I.S. dkk. (2022). Pengaruh Pemberian Larutan Hasil Fermentasi Berbasis Campuran Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Selada Merah (Lactuca sativa L.) Varietas Red Rapid. Klorofil. 6(2): hal 32.

Rijal, Muhammad. Dkk. (2021). Eco-Enzyme dari Limbah Tanaman Maluku. Ambon: LP2M IAIN Ambon.

Setyawan, B. et al. (2024). ECO-ENZYME: Solusi Berkelanjutan Limbah Rumah Tangga Menjadi Produk Multimanfaat. Minhaj Pustaka

Puprayogi, Dawam. Dkk. (2022). Analisis Produk Eco-enzyme dari Kulit Buah Nanas (Ananans comosus L.) dan Jeruk Berastgi (Citrus X sinensis L.). 7(1): hal 26

Susilowati, L.E. Dkk. (2021). Pembelajaran Tentang Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Bahan Baku Eko-Enzim. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 4(4): hal 356–362.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Herni Pujiati, Yohanes Ferry Cahaya, I Dewa Ketut Kertawidana, Syamsunasir, Theresia Oktavia Sadpung, & Anggraeni, N. (2026). ECO ENZYME SEBAGAI PELUANG BISNIS BERKELANJUTAN DI DESA LEBENG KECAMATAN SUMPIUH KABUPATEN BANYUMAS. Jurnal Pengabdian Teratai, 7(1), 70–76. https://doi.org/10.55122/teratai.v7i1.2093
Received 2026-04-11
Accepted 2026-07-07
Published 2026-06-30

Most read articles by the same author(s)